Tokyo Skytree, menjadi ikon wisata baru di Tokyo yang diakui
oleh Guiness World Records sebagai menara tertinggi di dunia, merupakan menara
siaran dengan ketinggian 634 meter, telah dibuka untuk umum di Jepang.
Walaupun Tokyo Skytree berhasil menjadi menara tertinggi di
dunia, namun bangunan paling tinggi di planet ini masih dipegang oleh Khalifa
Burj di Dubai, yang menjulang dengan ketinggian 828 meter.
BBC menulis, Tokyo Skytree yang juga dua kali lipat lebih tinggi
dari Menara Eiffel di Paris menawarkan jasa penyiaran di daerah Tokyo. Dan
stasiun televise NHK akan mulai menggunakannya untuk transmisi.
Dek observasi pertama dari Tokyo Skytree ini dapat menampung
hingga 2.000 orang, dan dek observasi kedua mampu sampai 900 orang menurut
laporan setempat.
Diketahui, menara ini mampu bertahan dari kerusakan akibat gempa
bumiyang melanda Jpang pada Maret 2011 lalu, selama masa konstruksinya. Menara ini
sekarang dipandang sebagai bukti nyata teknologi bangunan Jepang yang tahan
terhadap gempa, serta sebagai simbol ketahanan.
Harga tiket untuk naik hingga dek pertama, untuk usia dewasa 2.000
Yen (sekira Rp 236.000), untuk pelajar 1.500 Yen (sekira Rp 177.000), untuk anak-anak
900 Yen (sekira 106.000) dan untuk usia prasekolah 600 Yen (sekira Rp 70.000)
Jika ingin naik ke dek tertinggi, maka harus membeli tiket lagi.
Untuk dewasa 1000 Yen, untuk pelajar 800 Yen, untuk anak-anak 500 Yen dan untuk
prasekolah 300 Yen.
No comments:
Post a Comment